Materi kuliah dulu dicatat lewat dua halaman terpisah, dan mahasiswa tidak punya tempat yang jelas untuk membacanya. Prodi pun sulit melihat kelas mana yang rencananya sudah terisi.
Kini ada Perkuliahan > Rencana Pertemuan, satu halaman untuk dosen, petugas prodi, dan mahasiswa. Isinya menyesuaikan siapa yang membukanya.
Dosen melihat kelas yang ia ampu atau koordinasikan. Untuk setiap pertemuan, isi Pokok Bahasan, Sub Pokok Bahasan satu butir per baris, dan URL Materi bila ada. Sub pokok bahasan tampil sebagai daftar bertanda.
Petugas prodi melihat seluruh kelas di program studinya dan bisa mengisi atas nama dosen. Rencana semua kelas dalam satu periode bisa di-download ke Excel dari daftar kelas.
Mahasiswa melihat rencana kelas yang ia ambil, tanpa bisa mengubahnya. Tautan materi tampil sebagai Buka materi dan terbuka di tab baru.
Pertemuan yang sudah dipakai jurnal kehadiran tidak bisa dihapus. Dengan begitu catatan kehadiran selalu merujuk pertemuan yang benar.
Rencana Pertemuan bukan RPS dan bukan kelas daring. Tidak ada pengumpulan tugas atau forum diskusi; isinya rencana per pertemuan yang bisa dibaca semua pihak.
Rencana Pertemuan tiba di kampus Anda lewat rilis bertahap. Langkah lengkapnya ada di Tutorial › Menyiapkan Kelas dan Mencatat Pertemuan Pertama.