Pengajuan ijazah dan transkrip dulu tersebar di beberapa menu. Salah ketik nama atau tanggal lahir sering baru ketahuan sesudah dokumen dicetak.
Kini semuanya ada di satu meja, Kelulusan - Yudisium > Ijazah Transkrip. Setiap lulusan tampil sebagai satu kartu, dan STATUS di kartu itu bergerak dari Menunggu Diproses sampai Sudah Diambil.
Mahasiswa mengajukan sendiri dan lebih dulu memeriksa draf ijazah serta transkripnya. Draf bertanda air dan tanpa QR, jadi tidak bisa dipakai sebagai dokumen. Data yang keliru dilaporkan dari kartu, lalu petugas membalas lewat catatan.
Mahasiswa juga meng-upload berkas pendukung seperti pas foto. Berkas yang terlalu besar dikompres otomatis, dan pas foto bisa dipotong langsung di layar.
Begitu petugas mengubah status menjadi Terverifikasi, data kelulusan mahasiswa itu terkunci. Cetakan final membawa satu QR verifikasi untuk ijazah dan transkrip sekaligus.
Serah terima pun tidak bisa diwakilkan. Mahasiswa sendiri mengklik Konfirmasi Terima saat dokumennya diserahkan, dan kartu mencatatnya.
Meja Ijazah Transkrip tiba di kampus Anda lewat rilis bertahap. Langkah lengkapnya ada di Tutorial › Dari Yudisium sampai Ijazah.