Dulu halaman pertama sesudah mahasiswa login kosong. Untuk tahu sisa studinya, mahasiswa membuka Nilai Lengkap, Nilai Akhir, KRS, dan jadwal satu per satu, lalu mencocokkannya sendiri dengan kurikulum. Banyak yang memilih bertanya ke bagian akademik.
Kini halaman itu menjadi beranda dengan tiga bagian: Perlu Ditindak, Progres Studi, dan Minggu Ini. Di atasnya ada kepala yang selalu menyebut Tahun Akademik berjalan dan semester ke berapa, lengkap dengan konsentrasi, status semester, dan Dosen PA.
Perlu Ditindak hanya berisi hal yang menuntut satu tindakan, masing-masing dengan tempat menyelesaikannya. Isinya antara lain kuesioner dosen yang menahan nilai, tagihan yang belum lunas, mata kuliah wajib yang belum lulus, mata kuliah semester lalu yang belum bernilai, dan evaluasi studi yang belum terpenuhi. Selama registrasi dibuka, rel tahapan menunjukkan langkah yang sedang dijalani.
Progres Studi dibuka dengan kartu IPK, SKS LULUS terhadap syarat lulus program studi, dan MASA STUDI terhadap batas regulasi. Di bawahnya, transkrip dibaca berdampingan dengan kurikulum mahasiswa itu. Setiap mata kuliah masuk tepat satu keadaan: Lulus, Sedang diambil, Belum bernilai, Belum lulus, atau Belum diprogramkan.
Ikon di tiap keadaan membuka daftar mata kuliahnya. Sedang diambil menyebut periode KRS-nya, jadi di awal semester mahasiswa tidak mengira mata kuliah semester lalu sebagai jadwal baru. Tabel SKS per kelompok memisahkan wajib dan pilihan.
Sorotan menulis hal yang sudah tercapai, misalnya syarat SKS lulus terpenuhi atau semua mata kuliah di KRS terakhir lulus. Ia juga mendaftar mata kuliah pilihan yang masih bisa diambil, tanpa menghitungnya sebagai kekurangan.
Minggu Ini menampilkan jadwal kuliah minggu berjalan, ujian 14 hari ke depan, dan nilai yang baru disahkan.
Angka di beranda sama dengan halaman sumbernya. Nilai yang menunggu kuesioner tetap tertahan di sini juga, dan membuka beranda tidak mengubah data apa pun.
Perubahan ini tiba di kampus Anda lewat rilis bertahap. Alasan di balik bentuknya ada di Artikel › Agar Mahasiswa Tahu Sisa Studinya tanpa Bertanya ke Bagian Akademik.